Mohon Maaf Jika Ada Kesalahan Dalam Penulisan (Email: Ismailekonomi2@gmail.com)

PARADIGMA KEBUTUHAN DASAR MASYARAKAT ATAU INDIVIDU

Paradigma kebutuhan dasar masyarakat atau individu
               
                

Paradigma pertumbuhan dasar berpandangan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi tercapai pada tingkat nasional tapi itu tidak menjamin bahwa kebutuhan dasar semua masyarakat otomatis terpenuhi. Dibalik pertumbuhan ekonomi yang tinggi ,kebutuhan pangan,kesehatan,perumahan,dan pendidikan tetap saja tidak terpenuhi dari berbagai lapisan struktur masyarakat. semua ini diperarah dengan tidak terpenuhinya kebutuhan dasar lain seperti pemenuhan hak asasi manusia ‘’terutama hak untuk bekerja,mencari nafkah yang bermakna,bermanfaat dan dapat kemudian mengeluarkan pendapat’’.kebebasan dari ketakutan,kebebasan dari ketergantungan dan peningkatan harga diri. Karena itu dianjurkan bahwa pembangunan berfokus langsung pada pemenuhan kebutuhn dasar. Ideologi dari paradigma  ini adalah keterjaminan kebutuhan dasar masyarakat .seperti yang dijelaskan dalam alqur’an yang artinya: sesungguhnya allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki,tetapi orang-orang yang dilebihkan rezekinya itu tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki ,agar mereka sama merasakan rezek itu. Mengapa mereka mengingkari nikmat ALLAH.(Q.S.  AN-NAHL  :71).
                Banyak kemudian pendapat atau argument yang dilontarkan beberapa filsuf tentang kebutuhan dasar manusia seperti Streeten (1981) mengemukakan bahwa selain tanah,uang dan mesin, pendidikan dan kesehatan juga juga diperlukan untuk kemudian memacu produktivitas nasional;bahwa sebagian besar penduduk miskin kurang kebutuhannya bisa dikatakan sama sekali tidak mempunyai harta sedikitpun selain badannya karena itu investasi SDM sangat logis;dan bahwa peningkatan pendapatan penduduk miskin yang relative,memang seharusnya dibarengi dengan produksi barang dan jasa untuk komsumsi massa. Pembukaan lapangan kerja mutlak bagi Negara berkembang tidak hanya alas an produktivitas tetapi karena bekerja dan mendapatkan nafkah memang merupakan hak asasi manusia.
                Tujuan pembangunan dari paradigma kebutuhan dasar masyarakat atau manusia itu merupakan penghapusan kemiskinan dan peningkatan kondisi kehidupansasaran yang kemudian ingin dibenahi adalah kebutuhan dasar untuk bertahan hidup seperti makanan dan air yang cukup bagi suatu hidup layak dan sehat, perumahan yang kemudian harus dipertanggungjawabkan, pelayanan kesehatan dasar yang cukup terjangkau, kesempatan luas untuk memperoleh pendidikan,ketersediaan transportasi umum,keterpenuhan hak bekerja dan mendapatkan nafkah,ketakutan dan penindasan harga diri. Ketika kita lihat sarana dari pembangunan dari paradigma ini adalah perluasan dan perbaikan produksi kebutuhan hidup,perbaikan layanan masyarakat dn dukungan administrative,organisasi warga dan aksi-aksi pendukung.
                Dalam prakteknya kebutuhan dasar mengimplikasi hadirnya berbagai kebijakan seperti
Ø  Kebijakan kepemilikan dan penguasaan kekayaan
Ø  Kebijakan upah
Ø  Kebijakan pendidikan
Ø  Kebijakan pemburuhan
Ø  Kebijakan kesejahteraan social
Ø  Kebijakan kebudayaan
Ø  Kebijakan tata kota dan tata ruang.
Subtansi paradigma ini juga tercerminkan dalam
Ø  Kebijakan investasi
Ø  Kebijakan industrialisasi
Ø  Kebijakan pembangunan pertanian
Ø  Kebijakan pengembangan daerah pertanian
Ø  Kebijakan fiskal dan moneter,serta teknologi.
Paradigma ini memperlihatkan bahwa kebutuhan dasar dari penduduk lokal merupakan fokus utama dari pembangunan.namun demikian,paradigm ini belum memperhatikan komunitas atau penduduk lokal sebagai saluran esensial dan pelaku utama dari pembangunan.


ISMAIL S.pd


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PARADIGMA KEBUTUHAN DASAR MASYARAKAT ATAU INDIVIDU"

Posting Komentar